t>

Part 1 : Teori Pembelajaran.

  • 0

Part 1 : Teori Pembelajaran.

Little boy intent on reading book at school desk

Pendidikan pada dasarnya merupakan suatu proses perkembangan potensi individu. Melalui pendidikan, potensi yang dimiliki oleh individu akan diubah menjadi kompetensi.

Kompetensi mencerminkan kemampuan dan kecekapan individu dalam melakukan suatu tugas atau pekerjaan.

Tugas pendidik atau guru dalam hal ini adalah membimbing anak didik sebagai seorang individu agar dapat mengembangkan potensi yang dimilikinya menjadi kompetensi sesuai dengan bakatnya dan cita-citanya.

mind-map-3

Program pendidikan dan pembelajaran kini hendaklah diarahkan atau lebih berorientasi kepada individu (anak-anak didik), supaya apa yang ingin dicapai dapat digerakkan secara kognitif (proses belajar lebih diutamakan daripada hasil belajar).

Di Malaysia umumnya kita lihat kebanyakan program pendidikan berlangsung dengan cara memandang ringan terhadap potensi dan kemampuan para pelajar (anak-anak didik).

Kita banyak memfokuskan pelajaran itu kepada kehendak pasaran yang wujud kini. Hal ini disebabkan kerana kurangnya pemahaman pendidik tentang karakteristik individu, dan ini sebenarnya satu situasi yang sangat membimbangkan.

Baiklah, untuk membendung masalah itu dari meruncing mari kita lihat satu per satu teori yang wujud yang boleh kita aplikasikan di sekolah mahupun di rumah untuk anak-anak kita dan anak-anak didik kita yang sangat kita sayangi.

 

TEORI PERKEMBANGAN PIAGET

Menurut Piaget, proses belajar akan mengikuti tahap-tahap asimilasi, akomodasi, dan ekuilibrasi (keseimbangan).

Proses asimilasi merupakan proses penyatuan informasi baru ke dalam struktur kognitif yang telah dimiliki oleh individu.

Proses akomodasi merupakan proses penyesuaian struktur kognitif ke situasi baru.

Proses ekuilibrasi adalah penyesuaian yang berkesinambungan antara asimilasi dan akomodasi.

learning-through-play

Sebagai contoh, seorang anak sudah memahami prinsip penolakan (tolak). Ketika mempelajari prinsip pembahagian (bahagi), maka terjadilah proses pengintegrasian antara prinsip penolakan yang sudah dikuasainya dengan prinsip pembahagian (informasi baharu). Inilah yang disebut proses asimilasi.

Jika anak@pelajar tersebut diberikan soalan operasi pembahagian, maka situasi ini disebut akomodasi.

Maksudnya, anak tersebut sudah dapat mengaplikasikan atau memakai prinsip-prinsip pembahagian dalam situasi yang baharu dan spesifik.

Baik, mari kita lihat tahap-tahap perkembangan kognitif pula.

img_2005

Tahap-tahap perkembangan kognitif

A . Tahap Sensorimotor (umur 0-2 tahun)

Ciri-ciri asas perkembangannya adalah berdasarkan tindakan, dan apa yang dilakukannya langkah demi langkah.

Kemampuan yang dimilikinya antara lain adalah:


o    Melihat dirinya berbeza dengan objek di sekitarnya.

o    Mencari rangsangan melalui sinaran lampu dan suara.

o    Memperhatikan sesuatu dengan lebih lama.

o    Mendefinisikan sesuatu dengan cara memanipulasinya.

o    Memperhatikan objek sebagai hal yang tetap lalu ingin mengubah tempatnya.

Bersambung…. 😀

Nantikan sambungannya nanti ya..? 🙂

 


Leave a Reply